Total Tayangan Halaman

Sabtu, 05 November 2016

Pemkab Taput Sudah Duabulan Tak bayar gaji Guru Honorer




Para guru honorer tenaga pengajar di tingkat SMA se-Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) mengeluh, akibat gaji mereka terhitung dari bulan Agustus dan September tahun 2015 lalu, belum juga dibayarkan hingga kini. Meskipun pun begitu, Kepala Dinas Pendidikan belum juga memberikan penjelasan terkait keterlambatan pembayaran gaji tersebut.

Kepada koran ini, seorang guru honorer mengatakan jika mereka belum mengetahui mengapa gaji yang terhitung dua bulan di tahun 2015 lalu tak dibayarkan oleh dinas terkait. ” Kami heran melihat dunia pendidikan di Taput ini? Sepertinya pejabat berwenang tak menghargai akan jasa kami ini. Jangankan insestif, bahkan gaji pun selalu telat,” keluh IT, Rabu (26/10).

Menurut guru IT, sistim pembayaran honor gaji mereka kerap dilakukan tidak berdasarkan hitungan jam mengajar. Dan, hanya menerima Rp800 ribu perbulannya. Kendati pun dengan menerima gaji minim itu, kata IT, mereka masih dapat bersukur, dalam arti tambahan untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga.” Namun, karena tak dibayarkan selama dua bulan, kami pun kewalahan dalam menyambung hidup,” ujar IT.

Terkait penunggakan gaji honorer tersebut, Kepala Dinas Pendapatan Keuangan Aset Daerah (DPPKAD) James Simanjuntak mengaku jika pihaknya telah mencairkan gaji guru honorer pada bulan Agustus dan September tahun 2015 tersebut ke dinas pendidikan. Jadi, kata James, masalah penunggakan tersebut tidak lagi berada pada instansinya. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Jamel Panjaitan belum dapat dimintai keterangannya. Begitupun kala dihubungi lewat telepon, nomor Kepala Dinas yang jarang ngantor ini juga tak berfungsi.
(dh)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar